Computer Science
Pursuing Technical Breath
Seorang Software Architect harus punya Technical Breath yang signifikan supaya dapat melihat sistem dari sudut pandang arsitektural. Bagi seorang arsitek, Breath lebih penting daripada Depth, karena arsitek harus membuat keputusan yang sesuai dengan kebutuhan, dan pemahaman yang luas dari banyak macam solusi sangat bernilai untuk ini.
Walaupun begitu, sedikit bagian dari Technical Depth masih perlu dipertahankan dan itu menembus lapisan kedua dari piramida pengetahuan manusia yang menentukan seluas apa Breath Knowledge seorang arsitek.

Seorang arsitek yang kurang terampil mengolah Technical Breath dan Technical Depth dapat mengalami 2 dysfunctions associated with Architect’s knowledge.
Untuk mengejar Technical Breath, seorang Arsitek dapat menggunakan teknik The 20-Minutes Rule.
Arsitek juga harus punya alat untuk dapat mengetahui tren industri dengan cepat untuk mengambil keputusan, itu dapat diwujudkan dengan Technology Radar.